Beraksi.com-Senin, 9 Mei 2022
Penulis : Christina Palevi
Surabaya - Kebun Binatang Surabaya (KBS) adalah salah satu kebun binatang yang terkenal di Surabaya. KBS ini
terletak di Jl. Setail No.1, Darmo, Kec. Wonokromo, Kota SBY, Jawa Timur 6024.
Kebun binatang ini memiliki lebih dari 211 spesies satwa yang berbeda yang
terdiri lebih dari 2.236 binatang. Termasuk di dalamnya satwa langka Indonesia
maupun dunia yang terdiri dari Mamalia,
Aves, Reptilia, dan Pisces.
Tiket masuk KBS ini senilai Rp15.000.000,- pengunjung yang
ingin membeli tiket bisa di mulai pada pukul 08.00 WIB dari buka hingga
tutupnya KBS pada pukul 16.00 WIB. Pengunjung diatas dua tahun wajib membayar tiket.
Di KBS pengunjung dapat menikmati fasilitas rekreasi seperti wisata aquarium.
Disini terdapat berbagai koleksi satwa mulai dari buaya, ikan hingga ular
Pengunjung
KBS juga bisa memberi makan kepada beberapa satwa yang ada di KBS seperti,
jerapah dengan harga Rp40.000,- pengunjung bisa sudah bisa mendapatkan tiket
masuk, pemandu, dan bisa juga memberi makan kepada jerapah. Kemudian ada jalak
bali, dengan harga Rp30.000,- pengunjung bisa mendapatkan fasilitas tiket masuk
dan pemandu untuk menceritakan tentang jalak bali. Selain itu ada juga paket
arwana, paket arwana ini memiliki harga Rp60.000,- dengan harga seperti ini
pengunjung mendapatkan banyak fasilitas ada tiket masuk, pemandu, feeding
time, aquarium, kids zoo (sentuh hewan). Kemudian ada paket Komodo dengan
harga tiket Rp75.000,- pengunjung mendapatkan tiket masuk, pemandu, feeding
time, animal edutainment, aquarium, kids zoo (sentuh satwa). Yang terakhir
terdapat paket bekantan dengan harga Rp50.000,- pengunjung bisa mendapatkan
tiket masuk, pemandu, , dan perahu.
Setelah ditutup selama
masa PPKM level empat, KBS ini telah dibuka kembali untuk umum pada Minggu
(3/10/2021). Anak-anak diperbolehkan masuk dengan protokol kesehatan yang
ketat. Protokol kesehatan yang telah dibuat sedemikian rupa agar masyarakat
juga nyaman untuk berwisata di era pandemi seperti ini, ada beberapa syarat
untuk memasuki KBS yaitu menjaga protokol kesehatan termasuk dengan memakai
masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunanan. Usia dibawah
12 tahun juga dapat berkunjung, namun harus menggunakan masker ataupun face
shield. Selain itu pengunjung juga diwajibkan vaksin dan dalam kedaan
sehat, menunjukkan bukti vaksin atau bisa menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.
Salah satu pegawai yang
bekerja di KBS, Suroso mengatakan jika dari adanya pandemi COVID-19 ini tidak
ada perubahan dari satwa mulai dari makanan hingga sifat para satwa. Karena juga para penjaga satwa yang sudah terlatih maka mereka juga sangat
handal dalam mengerjakan tugasnya. Seperti yang dilihat saat kunjungan ke KBS
biasanya makakannya sudah disediakan dan ditakar kemudian para satwa bisa
memakannya, ada juga beberapa petugas yang berkeliling untuk melihat apakah
para satwa sudah makan atau belum dan di setiap kandang pasti ada satu ruang
kecil untuk beberapa persiapan untuk para satwa dan kelengkapannya.
Jadi dalam makanan hingga
perubahan sifat satwa sampai detik pandemi yang sudah lebih renggang ini belum
ada perubahannya. Tak hanya itu saja para penjaga Kebun Binatang Surabaya ini
tentunya menjaga para satwa di era pandemi ini dengan hal seperti biasanya
seperti memberi makan yang sehat bagi para satwa dan juga menjaga kesehatan
satwa selama pandemi, tentunya juga menjaga kebersihan kandang dan lingkungan di KBS.
Suroso mengatakan jika
cara mengelola sistem di KBS lebih sulit dari biasanya sebelum pandemi ada
beberapa hal yang pastinya beda semenjak seblum pandemi dan setelah terjadinya
pandemi. Namun dengan angka penyebaran Covid-19 yang semakin menurun, membuat
sistem pengelolaan mulai berjalan normal. Suroso mengatakan
Dengan
dibukanya kembali Suroso sangat berharap Masyarakat
kembali antusias mengunjungi kebun binatang ini. Suroso mengatakan “Saya
mengharapkan semua pengunjung bisa pulih kembali dan tidak ada masalah selama dibukanya
kembali KBS ini”.
Mengutip dari petugas KBS
di informasikan angka jumlah penurunan pengunjung selama masa pandemi di KBS
lumayan menurun drastis. Dari adanya PPKM di level 2 pengunjung KBS turun
sekitar 4 ribu pengunjung, artinya pada saat KBS beroperasional seperti biasa
mereka bisa sampai menyentuh 6 ribu pengunjung dan setelah PPKM level 2 turun
menjadi sekitar 2 ribuan. Hal ini dikarenakan juga KBS sendiri menghimbau dan
membatasi disetiap pengunjungnya yang dating tiap hari selama pandemi.
Penjual disana mengatakan
saat pandemi covid-19 berlangsung para pedagang juga diliburkan karena wisata
KBS pun ikut ditutup. Mereka mulai berjualan kembali saat tahun baru kemarin.
Jam operasional selama pandemi dimulai pada sekitar jam 8 pagi hingga 3 sore.
Pedagang pun mengatakan jika saat pandemi masih berjalan dan terlalu ketat
mereka hanya dibatasi beberapa penjual saja yang boleh berjualan di sekitar
KBS. Namun setelah level PPKM menurun para pedagang sudah bebas untuk berjualan
di sekitar KBS. Pedagang mengakui jika dengan adanya penutupan dan batasan
untuk berjualan ini sangat mempengaruhi penjualan.
Comments
Post a Comment