Skip to main content

HARGA MINYAK GORENG MELEDAK TINGGI DI PASARAN, AKANKAH BERANGSUR TURUN KEMBALI?

 

Beraksi.com-Selasa 1 Mei 2022

Penulis : Glen Bulain



SURABAYA, Beraksi.com - Masalah yang sekarang sedang dihadapi di Indonesia adalah mengenai kenaikan harga minyak goreng yang fantastis. Hal ini disebabkan oleh ketersediaan yang ada dipasaran menipis, namun harga pada saat itu masih normal. Anehnya, saat pasokan minyak goreng sudah kembali banyak, harganya malah mengalami kenaikan yang cukup banyak. Masyarakat pun merasa sangat dirugikan dengan harga ini, terutama untuk masyarakat kalangan bawah.

 

Minyak goreng merupakan kebutuhan hidup sehari-hari yang tidak bisa dilepas. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pembeli, namun juga untuk para pedagang toko dan makanan. Mengingat lebaran yang sudah didepan mata, dengan harga bahan pangan yang sudah naik satu per satu, ditambah harga minyak goreng yang ikut mengalami kenaikan. Setiap kalangan masyarakat pun mengeluhkan mengenai hal ini.

 

Ahmad Syahfudin, pemilik toko kelontong di Jl. Bronggalan Sawah 5A, Surabaya, memaparkan bahwa kenaikan harga minyak goreng ini dipengaruhi karena dampak dari ekspor minyak goreng, yang menyebabkan krisis pada pasokan. Padahal Indonesia adalah negara produsen kelapa sawit terbesar di dunia, tapi kelangkaan dan harga yang tinggi terjadi di negara ini.

 

Ia menyatakan bahwa terpaksa menjual minyak dengan harga yang mahal, karena dari harga yang ia beli juga sudah mahal. Ini membuat beberapa pelanggannya sering tidak jadi membeli minyak, karena keberatan dengan harga yang dipatok. Ia sendiri juga merasa keberatan dengan harga yang beredar dipasaran saat ini.

 

“Sangat susah, tapi mau tidak mau harus beli karena minyak kan merupakan kebutuhan sehari-hari. Dengan harga segitu ya agak berat juga,” ujarnya saat ditanya mengenai pembelian minyak saat ini.

 

Masyarakat berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan terhadap kenaikan harga minyak goreng ini. Hendaknya, harga minyak goreng dapat berangsur turun dan kembali normal, mengingat sekarang harga sudah melambung sangat tinggi. Terutama untuk masyarakat kalangan bawah, mengingat penghasilan yang mereka dapatkan juga tidak seberapa. Tentu akan sangat menyakitkan bila harga minyak goreng tidak menunjukkan adanya penurunan.

 

“Kalau bisa harganya kembali normal. Minyak kan untuk kalangan menengah kebawah, kalau mahal ya susah untuk kebutuhan sehari-hari,”

 

                                                                                  

 

Comments

Popular posts from this blog

Gedung Cak Durasim Pilihan Destinasi Wisata Budaya di Surabaya

Beraksi.com- Selasa, 26 April 2022, 14.20 WIB  Penulis: Keisha Sarah Harijono SURABAYA, Beraksi.com - Cak Durasim merupakan gedung pusat kegiatan seni  budaya yang dikelolah oleh UPT Taman Budaya Dinas Budaya dan Pariwisata Veteran Jawa Timur. Kegiatan seni budaya di Gedung Cak Durasim dikhususkan untuk pergelaran dan tempat latihan kesenian dari berbagai disiplin, seperti seni teater, seni tari, seni musik, pedalangan. Gedung ini bertempat di Jl. Gentengkali 85 , Surabaya , Jawa Timur , Indonesia. Gedung yang dikelolah oleh UPT Taman Budaya Dinas Budaya dan Pariwisata Veteran Jawa Timur ini memiliki jadwal tetap pertunjukan seni setiap minggunya yang dapat diakses melalui instagram resmi Gedung Cakdurasim yakni @Cak_Durasim. Jam operasional gedung ini adalah 09.00 WIB hingga 16.00 WIB dari hari Senin hingga Minggu, Apabila ada pertunjukan khusus maka gedung ini akan buka lebih lama dari jam operasional biasanya yakni hingga pukul 20.00 WIB khususnya di hari Sabtu dan Minggu. ...

Mengenal Konsep Unik Alun-Alun Kota Surabaya

Beraksi.com-Senin, 9 Mei 2022 Penulis : Kevin Christian Alun alun kota Surabaya ini memiliki sejarah yang panjang. Sekitar tahun 1800-an Belanda menghancurkan Masjid Agung. "Saat penghancuran ini, Belanda mendapat perlawanan dari para kiai. Ada tokoh kiai disitu, Mbah Sedo Masjid yang kini makamnya di Selatan Tugu Pahlawan melakukan perlawanan," Untuk meredam, Pemerintah kolonial Belanda akhirnya memindahkan Masjid Agung ke lokasi yang sekarang dikenal sebagai Masjid Kemayoran. Belanda menebus dengan membangun ulang masjid agung yang telah dihancurkan. Sementara untuk Alun-alun Contong dikelilingi pohon di sampingnya dan ditenaghnya redapat pohon beringin. Alun-alun Contong difungsikan lebih kepada tempat kuda raja Keraton Surabaya. Dan mengapa alun alun kota Surabaya memiliki desain bawah tanah ini di karenakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beralasan, konsep ini dibuat karena terbatasnya ruang pembangunan alun-alun yang  memiliki luas total sekitar 14.620 meter persegi...

Cari Tau Yuk, Tentang Sate Klopo Ondomohen ini!

Beraksi.com- Jumat, 29 April 2022 Penulis : Elsaday Shani Surabaya, Beraksi – Siapa yang enggak tahu Sate Kelopo Ondomohen? Makanan ini, sudah di kenal dimana – mana karena memang legend banget dari dulu hingga sekarang.  Sate ini memiliki olahan yang berbeda dari sate lainnya dan selalu menjadi makanan terpopuler di Surabaya.  Sebagai gudangnya kuliner, sate ini sangat populer di kalangan mana saja, harga? Tentu! Jangan khawatir karena, harganya sangat terjangkau dan sesuai kantong rakyat.  Cita rasa yang ada dalam Sate Kelopo Ondomohen ini mempunyai ciri khas tersendiri baik dari sate, rempah – rempah yang digunakan dan taburan kelapa yang membuat sate itu memiliki khas yang berbeda dari sate lainnya. Rasanya yang gurih membuat sate kelopo ini menjadi salah satu kuliner yang akan dikunjungi dari daerah mana pun. Dengan sate sentuhan kelapa membuat rasanya menjadi gurih yang dipadukan dengan bumbu kacang memiliki tekstur lembut serta menjadi kombinasi yang begitu lezat....