Beraksi.com-Jumat 29 April 2022
Penulis : Jennifer Agnes
SURABAYA, Beraksi.com - Program
vaksinasi dosis ketiga atau booster telah dilaksanakan pemerintah pada Rabu, 12/04/2022.
Program ini salah satu bentuk upaya lanjutan dari vaksinasi primer dosis
pertama dan kedua. Vaksinasi booster ialah upaya mengembalikan imunitas dan
proteksi klinis yang menurun. berbeda dengan istilah vaksinasi tambahan
(additional dose) yang mungkin dibutuhkan saat imunitas individu tidak
terbentuk dengan cukup setelah vaksinasi primer. Yang umumnya ditemukan pada
penderita gangguan kekebalan tubuh.
Dari
sisi kesehatan, setidaknya terdapat 3 alasan penting. Pertama, adanya
kecenderungan penurunan jumlah antibodi sejak 6 bulan pasca vaksinasi terutama
di tengah kemunculan varian-varian covid-19 baru termasuk varian Omicron.
Kedua, sebagai bentuk usaha adaptasi masyarakat hidup dimasa pandemi COVID-19
demi kesehatan jangka panjang. Dan ketiga, memenuhi hak setiap orang Indonesia
utk mengakses vaksin demi perlindungan diri dan komunitas.
Dalam penyelenggaraan vaksin booster ini juga
terdapat beberapa masyarakat yang pro dan kontra akan pengadaan vaksin booster
yang dibuat oleh pemerintah ini. Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa
sebenarnya vaksin booster yang dilakukan pemerintah ini penting dan tidak
penting. Seperti yang di katakan Mega saat ditemui oleh Beraksi.com pada
tanggal, 12/04/2022 Ia mengatakan.
“ Vaksin booster ini sangat penting untuk
persyaratan saat lebaran mudik. Karena dengan adanya peraturan ini masyarakat
jadi ingin melakukan vaksin booster dan bisa mencegah penularan Covid-19 serta
masyarakat bisa memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat,
Serta
saat melakukan mudik masyrakat jadi merasa aman karena sudah melakukan vaksin
booster yang dianjurkan pemerintah sehingga mereka tidak mungkin bepergian
dengan keadaan sakit atau kurang sehat.“
Namun
juga ada masyarakat yang beranggapan bahwa vaksin booster ini tidak penting,
seperti yang dikatakan Herlin bahwa vaksin booster itu kurang penting. Ia
mengatakan
‘’ sebenarnya vaksin booster yang dilakukan itu kurang penting karena banyak sekali orang yang melakukan vaksin 1 dan 2 saja sudah mengalami efek samping yang berlebihan bahkan ada yang sampai lumpuh. Yang terpenting adalah kita tetap menjalankan protokol Kesehatan dengan baik ’’, ujar Herlin yang berstatus sebagai mahasiswa.
.jpeg)
Comments
Post a Comment