Beraksi.com - Kamis, 19 Mei 2022 22.50 WIB
Penulis : Neresya Findya
SURABAYA, Beraksi.com - Berkuliah sambil bekerja, terdengar sangat berat ya? Apalagi bagi mereka yang menjalankan dua peran dalam kehidupannya. Mungkin bagi kita yang hanya berkuliah saja sudah merasakan beban tugas yang cukup berat dan banyak mengeluh. Berbanggalah bagi kalian para mahasiswa yang bisa menjalankan dua hal tersebut tanpa mengorbankan salah satunya.
Tidak sedikit mahasiswa yang beranggapan bahwa tujuan berkuliah adalah fokus untuk belajar. Namun, banyak dari mereka juga beranggapan bahwa bekerja atau mengikuti kegiatan selain belajar teori di perkuliahan akan menambah pengalaman dalam dunia pekerjaan. Tentu saja tidak ada salahnya apabila mahasiswa mencoba kuliah sambil kerja. Karena banyak hal yang bisa menjadi pembelajaran penting.
Misalnya, saja soal manajemen waktu di mana mahasiswa harus membagi waktu antara waktu belajar dan waktu bekerja. Sebenarnya tidaklah mudah mengingat tugas-tugas perkuliahan yang banyak dan bisa jadi memang datang serta dikumpulkan secara bersamaan. Namun, tiap dari mahasiswa ini pasti memiliki cara tersendiri untuk mengatasi hal tersebut. Pastinya dalam hal ini mereka sudah mengetahui berbagai resiko yang diambil saat berkuliah sambil bekerja. Ada yang dapat berkomitmen bisa melanjutkan kuliah sambil bekerja ada juga yang akhirnya dihadapkan oleh kedua pilihan mau fokus untuk kuliah atau mau melanjutkan bekerja.
Salah satu contoh bagaimana mahasiswa bisa terjun ke dunia pekerjaan sambil kuliah, ada yang awalnya hanya iseng menaruh CV dan ada yang memang benar-benar ingin masuk ke tempat kerja tersebut. "Kalau saya awalnya iseng-iseng membuat CV dan mencoba melamar di beberapa tempat, ehh tidak menyangka akan diterima" ucap Evangeline mahasiswa semester dua di salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya.
Namun pengalaman ini menjadi pengalaman yang menarik dan hal baru bagi Evangeline. Banyak hal yang diperoleh dan dipelajari lewat kesempatan ini, mulai dari cara membuat kopi, menggunakan mesin produksi, hingga cara membersihkan ruangan dan beberapa alat. "Saya di rumah tidak terbiasa untuk membersihkan ruangan dan mencuci alat-alat seperti pada saat bekerja, jadi saya mendapat pengalaman dan hal baru". Evangeline jadi merasakan bahwa mencari uang tidak semudah itu dan perlu proses serta kerja keras untuk bisa mendapatkannya.
Perkuliahan merupakan jenjang pendidikan yang cukup berat, di mana materi dan ilmu yang dipelajari sudah cukup mendalam maka diperlukan konsentrasi dan niat yang besar supaya dapat paham apa yang sedang dipelajari. Hal ini menjadi tantangan berat yang harus dihadapi oleh pelaku kuliah sambil bekerja, karena ketika badan sudah capek dan penat maka akan sulit untuk berkonsentrasi dan belajar. Begitu juga dengan pada saat bekerja kita juga tidak dapat maksimal jika masih dibayang-bayangi pikiran bahwa masih banyak tagihan tugas yang menanti.
Mereka juga tentunya mengalami berbagai hambatan dan tantangan saat melakukan pekerjaan. Tetapi mereka sudah memiliki jalan keluar agar bisa terus melanjutkan kuliah dan pekerjaan tidak terhambat,
Hal serupa juga dialami oleh Irlene sebagai mahasiswi semester 6 yang bekerja sebagai teller di Bank BCA, perkuliahan dan tugas yang diberikan tidak dijadikan alasan untuk tidak profesional dalam bekerja begini ucapnya “Aku mencari universitas yang memang bisa kuliah malam. Jadi setelah bekerja, aku langsung join zoom perkuliahan walaupun waktunya mepet tapi tetap terlaksana dua-duanya. Terkait dengan tugas yg diberikan, pekerjaan yang diberikan dari kantor harus selesai dikantor karena memang berurusan dengan uang di bank. Jika belum selesai padahal harusnya jam kerja berakhir, ya mau gamau harus lembur, tidak ada yang boleh dikerjakan di rumah. Kalo lembur ya tetap harus join zoom kuliah di kantor.”
Hambatan serupa juga dirasakan Jessy yang bekerja sampingan sebagai Event Organizer (EO), kehidupan sebagai seorang EO ini juga tak terasa mudah apalagi dengan jam yang memang benar-benar padat bisa sampai seharian. Begini ujar Jessy “dalam beberapa jam mungkin terasa berat ya, karena sebagai Event Organizer ini juga harus mengikuti seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir. Apalagi aku juga sempat terima job dari subuh dan baru pulang tengah malam. Tapi ya tetap harus bisa atur waktu dalam perkuliahan.”
Memang berat namun dengan komitmen dan motivasi yang tepat, kuliah sambil bekerja bisa dijalankan dengan baik. Bagi para pelaku kuliah sambil bekerja tetap semangat dan pilih prioritas yang mana dulu yang harus kalian kerjakan. Banyak tantangan yang dihadapi namun keuntungan yang didapat juga banyak.
Kuliah dulu aja, nanti kalau udah dapet uang pasti males kuliah dan nilai berantakan. Kalimat ini sering didengar oleh para pelaku kuliah sambil bekerja. Berbagai motivasi orang memilih jalan ini, ada yang kuliah sambil bekerja karena cuman ingin ikut-ikutan saja namun ada juga yang bekerja demi meringankan beban uang kuliah.
Menurut Evangeline "rasanya tidak mungkin kalau saya mengorbankan kuliah saya gara-gara bekerja, di mana saya bekerja demi bisa berkuliah". Kuliah sambil bekerja bisa saja dijalankan dengan baik tanpa harus mengorbankan salah satunya jika pelakunya memiliki motivasi yang benar sejak awal mengambil keputusan tersebut.
“Mengerjakan tugas kuliah yang ada secepatnya dan tidak menunda tugas yang ada. Badan lelah dan waktu tidur yang kurang merupakan hal yang sudah pasti dihadapi oleh pelaku kuliah sambil kerja.
Mereka pun sempat juga membagikan tips serta saran, bagaimana menjalani kuliah sambil bekerja tanpa mengorbankan salah satunya. “Tidak perlu memaksakan diri dengan menambah beban lagi dengan bergabung dengan organisasi bila kuliah sambil bekerja saja sudah cukup berat, Ingatlah kapasitas setiap orang berbeda” inilah tips dari Evangeline yang bekerja sebagai barista.
Apapun keputusan yang sudah dibuat dipilih sebaiknya kita tetap bertanggung jawab atas keputusan tersebut. Tidak perlu disesali apalagi sampai harus berhenti di tengah-tengah karena merasa salah jalan dan menyerah begitu saja. Maka dari itu ketika anda sedang bimbang dalam mengambil keputusan, bicarakan dengan orang terdekat anda untuk mendapatkan sudut pandang lain, agar nantinya keputusan yang diambil adalah yang terbaik, tetap semangat karena banyak di luar sana yang telah berhasil dan melewati tantangan ini.

Comments
Post a Comment