Beraksi.com-Senin, 9 Mei 2022
Penulis : Felicia Valentina
Surabaya – Monumen Kapal Selam atau biasa disebut Monkasel adalah salah satu objek wisata yang sangat terkenal di kota Surabaya. Monumen yang berada di Jalan Pemuda No. 39 Kota Surabaya Jawa Timur, ini adalah kapal selam asli yang pernah digunakan oleh Tentara Angkatan Laut (TNI-AL) Indonesia yang di buat oleh Uni Soviet tahun 1952. Monkasel tersebut merupakan kapal selam KRI Pasopati 410.
Monumen ini dibangun pada tanggal 1 Juli 1995. Diresmikan oleh Laksamana TNI Arief Kushariadi Kepala Staf TNI AL (KASAL) pada 27 Juni 1998 dan dibuka untuk umum mulai tanggal 15 Juli 1998. Monkasel ini dibangun dengan tujuan untuk menambah objek wisata bernuansa bahari di Jawa Timur, khususnya Surabaya.
Kapal selam ini
memiliki sejarah yaitu pernah terlibat dalam Pertempuran Laut Aru untuk
membebaskan Irian Barat dari kependudukan Belanda pada tahun 1960.
KRI Pasopati 410 ini
memiliki panjang 76,6 meter dengan lebar 6,30 meter. Kapal selam ini memiliki
berat penuh 1.300 tons, sedangkan berat kosong 1.050 tons. Saat beroperasi, kapal selam ini bisa
membawa 63 awak kapal termasuk komandan kapal. Kapal selam ini menngunakan bahan
bakar diesel ini dilengkapi 224 unit baterai, serta dilengkapi 6 lubang
baling-baling yang akan beroperasi saat kapal mulai menyelam.
Sejak digunakan sebagai monumen, pengunjung dapat menikmati interior kapal, di dalam kapal selam ini memiliki 7 ruangan, di antaranya yaitu: ruang untuk haluan torpedo, ruang komandan yang dilengkapi ruang makan serta ruang kerja dan ruang untuk baterai I di bawah dek. Selanjutnya ada ruang awak kapal yang terdiri dari dapur dan penyimpangan untuk baterai II di bawah dek, ruang penyimpangan makanan, ruang diesel dan segala terminal mesin, kamar mesin listrik, dan ruang torpedo bagian buritan yang berisi 2 buah torpedo. Serta menonton film tentang proses peperangan yang terjadi di Laut Aru dan sejarah kapal selam tersebut dengan durasi 17 menit dan diputarkan setiap 1 jam sekali.
Salah satu petugas penjaga Monkasel, Desi menjelaskan “Monumen ini akan ramai dikunjungi oleh pengunjung pada hari weekend dan juga saat hari libur nasional. Untuk tiket masuk Monkasel tersebut sebesar 15.000/orang harga tidak akan berubah pada hari weekend maupun weekday.”
Menurut pengunjung Monkasel tersebut
kapal selam ini adalah salah satu kapal selam terbesar di Asia dan menjadi
tempat wisata di Surabaya yang ramai dikunjungi karena menarik, unik, dan juga
edukatif.
Saat ini, Monkasel ini terjadi penurunan
jumlah pengunjung dikarenakan pandemi yang masih melanda hampir dua tahun
diseluruh negara di dunia, sehingga Monkasel cenderung sepi. Mayoritas
pengunjung adalah anak-anak dan pelajar, seperti TK, SD, SMP, SMA, hingga
mahasiswa.

Comments
Post a Comment