Beraksi.com-Senin, 9 Mei 2022
Penulis : Kevin Christian
Alun alun kota Surabaya ini memiliki sejarah yang panjang. Sekitar tahun 1800-an Belanda menghancurkan Masjid Agung. "Saat penghancuran ini, Belanda mendapat perlawanan dari para kiai. Ada tokoh kiai disitu, Mbah Sedo Masjid yang kini makamnya di Selatan Tugu Pahlawan melakukan perlawanan," Untuk meredam, Pemerintah kolonial Belanda akhirnya memindahkan Masjid Agung ke lokasi yang sekarang dikenal sebagai Masjid Kemayoran. Belanda menebus dengan membangun ulang masjid agung yang telah dihancurkan. Sementara untuk Alun-alun Contong dikelilingi pohon di sampingnya dan ditenaghnya redapat pohon beringin. Alun-alun Contong difungsikan lebih kepada tempat kuda raja Keraton Surabaya. Dan mengapa alun alun kota Surabaya memiliki desain bawah tanah ini di karenakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beralasan, konsep ini dibuat karena terbatasnya ruang pembangunan alun-alun yang memiliki luas total sekitar 14.620 meter persegi atau 1,46 haktare. Oleh karena itu pihaknya membangun secara khusus di bawah tanah.
Alun-alun Surabaya ini memiliki letak dan
konsepnya yang cukup unik yaitu berada di bawah tanah. Kalian sudah bisa
mulai mengunjungi tempat ini dari mulai pukul 09.00-20.00 WIB setiap hari.
Namun, dengan adanya masa pandemik ini membuat adanya batasan kapasitas
pengunjung yaitu untuk setiap 30 menit sudah harus keluar. Dan juga karena
adanya pandemic jam operasional juga menjadi di percepat yang tadinya tutup
pukul 20.00 WIB di karenakan pendemi menjadi pukul18.00WIB.Jika anda berkunjung
sekarang semuanya sudah normal kembali seperti sediakala tetapi harus tetap
patuhi protocol kesehatan, ya. Nah di Alun Alun Surabaya ini terdapat banyak
sekali spot foto aestetik lho temen temen mulai dari luar gedung kita dapat
berfoto dengan background gedung yang apik, jika kalian ingin foto di dalam
gedung juga bisa spotnya ada di dalam gedung pameran lukisan banyak sekali
lukisan bagus bagus yang bisa di protret bersama dengan keluarga. Dan juga di
sana ada orang yang berjualan souvenir berupa lukisan wajah kita. Jadi kita
bisa request kepada mereka dengan pose yang kita inginkan bagaimana, nanti nya
meraka akan melukis wajah anda menggunakan tangan dan kuas.
Nah untuk lokasi dari Alun-alun Surabaya ini terletak
di Jalan Gubernur Suryo Nomor 15, Embong Kaliasin, Surabaya, Jawa Timur.
Beragam fasilitas bisa kita temukan di sini, mulai dari tempat makan
untuk nongkrong yang berada pada atas basemen jadi akses menuju tempat makannya
melalui tangga dekat dengan tempat parkir besmen. kemudian tersedia
perpustakaan gratis yang masuknya hanya di perlukan registrasi nama saja dan
data diri dan menurut kami perpustakaan ini sangat lah lengkap tepatnya buku
yang di pajang di sana mulai dari buku pendidikan hingga novel cerita semuanya
dapat kita jumpai serta fasilitas penitipan barang juga ada dalam perpustakaan
tersebut.Kemudian ada juga aktivitas skateboard untuk aktivitas skateboard ini
berada pada basemen alun alun atau yang bisanya di sebut sebagai ruang publik.
dan alun alun ini menyediakan tempat parkir bawah tanah dan kami kebetulan
sempat menyanyakan tarif kepada penjaga sekitar yang tidak mau disebutkan
namanya ia mengatakan bahwa tarif untuk sepeda motor seharga 3 ribu rupiah
sedangkan untuk roda 4 di kenakan 8 ribu rupiah dan ini berkalu 24 jam.
Alun-Alun Surabaya juga
ramah terhadapt pengunjung difabel dengan menyediakan sarana untuk bisa tetap
berkunjung dan menikmati wisata, yaitu eskalator dan lift yang mempermudah bagi
difabel untuk memasuki gedung Alun-Alun.Ketika kita mulai memasuki gedung alun
alun menggunakan eskalator kita juga di sambut dengan air mancur menari
ditampilkan dengan dome kaca yang keren, letak air mancur ini tepatnya saat
kita turun masuk menggunakan eskalator terdapat kaca di sebalah kiri kita yang
jika di lihat bawahnya terdapat air mancur yang cantik berjajar . Dan lebih
menarik nya lagi, masuk ke Alun-alun Surabaya gratis tanpa tiket masuk,
lho.Tetapi sebelum kita mengunjungi gedung alun alun Surabaya kita harus
mengetahui pada jam 12.00 hingga 12.30WIB para petugas sedang istirahat dan
tidak diperkenankan untuk masuk. Alun-alun Surabaya dibuka untuk publik dan
menjadi tempat kunjungan yang diminati. Desainnya sangat modern dan cocok untuk
berhunting foto. Kalau biasanya alun-alun ada di tengah kota, Alun-alun
Surabaya ini menarik dan bisa dikunjungi siapa pun. Dan kami juga sempat
berbincang dengan penjung yang sedang menikmati indah nya alun alun kota
Surabaya di malam hari. salah satu pengunjung memberikan pandangannya terhadap
alun alun kota Surabaya ini yang kata nya "tidak sebagaimana alun alun
pada umumnya yang memiliki konsep lapangan terbuka dan juga orang bisa keluar
masuk kapansaja tidak ada waktu operasional dan ia berpendapat sebagai ruang
publik seharusnya orang bisa keluar masuk kapan saja" dan ini masih
menjadi pro kontra terkait konsep nya yang berbentuk unik dan berbeda dengan
konsep alun-alun yang sebagaimana mestinya.

Comments
Post a Comment